Indeks Kospi 2 September Dibuka Flat, Kenaikan PDB Q2 Belum Mendukung

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (02/09) indeks Kospi dibuka datar, terpantau turun tipis -2,52 poin atau -0,12 persen pada 2030.20. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Korea Selatan kuartal kedua belum berhasil mengimbangi sentimen negatif pelemahan bursa Wall Street dan juga kewaspdaan investor menantikan data pekerjaan AS malam nanti.

Lihat : Bursa Seoul 1 September Ditutup Turun, Perkiraan Kenaikan PDB Q2 Sentimen Penguat

Ekonomi Korea Selatan meningkat pada kuartal kedua dari tiga bulan sebelumnya pada meningkatnya permintaan lokal dan ekspor, demikian data bank sentral, Jumat (02/09).

Pada periode April-Juni, produk domestik bruto Korea Selatan diperluas 0,8 persen dari kuartal sebelumnya, tumbuh dari 0,5 persen ekspansi pada kuartal pada periode Januari-Maret, menurut data awal dari Bank of Korea.

Lihat : Pertumbuhan Ekonomi Korea Selatan Q2 Rebound

Namun sentimen positif tersebut belum berhasil mengimbangi sentimen negatif pagi ini.

Bursa Saham AS ditutup sebagian besar datar pada akhir perdagangan Jumat dinihari karena investor mencerna data ekonomi menjelang laporan utama pekerjaan Jumat. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 18,42 poin, atau 0,1 persen, menjadi ditutup pada 18,419.30. Indeks S & P 500 turun 0,09 poin, pada 2170.86. Indeks Nasdaq naik 13,99 poin, atau 0,27 persen, menjadi berakhir pada 5,227.21.

Lihat : Bursa Wall Street Bergerak Datar Menantikan Data Pekerjaan AS

Sentimen negatif juga datang dari seorang pejabat kementerian keuangan pada Jumat yang menyatakan pertumbuhan Korea Selatan cenderung lebih lambat pada kuartal ketiga dari yang kedua.

Laporan pekerjaan Agustus akan dirilis Jumat di 08:30 ET. Ekonom yang disurvei oleh Reuters meramalkan ekonomi menambahkan 180.000 pekerjaan pada bulan Agustus.

Investor akan fokus membaca laporan, mencari petunjuk tentang apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan September. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga September berada di 30 persen Kamis pagi, menurut alat FedWatch CME Group.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,40 poin atau -0,14% pada 255.85, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.25.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak lemah dengan kewaspadaan investor menantikan data Non Farm Payrolls AS. Namun jika harga minyak mentah rebound, akan mendorong kenaikan bursa. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 252.87-249.97 dan kisaran Resistance 258.85-261.92.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center Editor: Asido Situmorang

open-account-button

 

Pemberitahuan Adanya Resiko: Perdagangan Kontrak Berjangka belum tentu layak bagi semua investor. Investasi ini dapat menghasilkan keuntungan yang besar, namun juga menghasilkan kerugian yang besar hingga habisnya dana yang di investasikan. Pastikan anda benar-benar mengerti resiko dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan. Informasi di dalam website ini tidak menjamin keberhasilan (profit/keuntungan) dalam melakukan transaksi di PT. Century Investment Futures dan PT. Century Investment Futures tidak bertanggung jawab atas kegagalan (loss/kerugian) yang terjadi pada transaksi akibat menggunakan website ini sebagai referensi.

bappebtijfxicdxlogokbibaruEichLOGO RTFI PNG 2Metaquotes company logo 1